Anggota DPRD kota Bukittinggi Dedi Candra
BUKITTINGGI — Pernyataan menarik disampaikan Dedi Candra, S.H., dalam momentum penetapan calon. Dedi menegaskan dirinya memilih memberikan ruang bagi tokoh baru untuk tampil dan mengambil peran lebih besar dalam panggung politik Kota Bukittinggi.
Menurut Dedi, regenerasi merupakan bagian penting dalam perjalanan politik. Ia tidak ingin ruang politik hanya diisi oleh nama-nama yang sama, tetapi juga harus memberikan kesempatan kepada tokoh baru yang memiliki energi dan keberanian untuk maju.
"Saya memberi ruang untuk tokoh baru di Bukittinggi. Saya kira regenerasi itu penting. Kita harus memberikan kesempatan kepada orang-orang baru untuk tampil dan mengambil peran,” ujar Dedi Candra.
Salah satu nama yang secara terbuka mendapat dukungan moral dari Dedi adalah Dani Hariyona. Dedi menyebut Dani bukan hanya sebagai sesama tokoh politik, tetapi juga sebagai sahabat.
“Dani itu sahabat saya. Saatnya beliau mencoba berlayar di politik secara full heart. Kalau sudah memilih jalan politik, jalani dengan sungguh-sungguh, dengan hati, energi dan komitmen penuh,” kata Dedi.
Dedi mengungkapkan, dirinya bahkan telah berkomunikasi langsung dengan Dani Hariyona melalui sambungan telepon. Dalam komunikasi tersebut, Dedi menyampaikan pesan, memberikan dukungan agar Dani bersungguh-sungguh membesarkan Partai Golkar.
“Dani sudah WA saya. Saya sampaikan kepada beliau,. Saya akan selalu support,” tegasnya.
Yang lebih menarik, Dedi Candra secara terbuka menyatakan kesepakatannya jika Dani Hariyona dipercaya untuk memimpin Partai Golkar Kota Bukittinggi.
“Saya sepakat Dani menjadi Ketua Golkar Bukittinggi,” ujar Dedi.
Bagi Dedi, dukungan tersebut bukan sekadar persoalan pergantian figur, tetapi merupakan bagian dari proses regenerasi dan penyegaran tubuh Partai Golkar di Bukittinggi.
Ia menilai, tokoh-tokoh baru perlu diberikan ruang untuk membuktikan kemampuan dan mengambil tanggung jawab yang lebih besar.
“Politik itu ada waktunya. Ada saatnya kita tampil, ada saatnya kita memberikan ruang kepada yang lain. Saya kira sekarang adalah waktunya memberikan kesempatan kepada tokoh baru seperti Dani Hariyona,” tuturnya.
Dedi juga menegaskan bahwa dinamika politik tidak seharusnya merusak hubungan persahabatan. Menurutnya, perbedaan pilihan maupun langkah politik merupakan sesuatu yang wajar dalam demokrasi.
“Bagi saya, persahabatan tetap persahabatan. Politik jangan membuat kita kehilangan rasa saling menghargai. Yang penting Golkar tetap kita besarkan dan kepentingan masyarakat Bukittinggi tetap menjadi prioritas,” pungkas Dedi Candra.
(Livia CH)

Komentar0