TUMpTSOoTfrlGUY6GSr6GSW7BY==

Gubernur Mahyeldi dan IMLF Salurkan 7.080 Buku Sastra Klasik Tamil dari India untuk 26 Kampus di Indonesia


Padang, TriargaNews - Dalam momentum diplomasi budaya, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah bersama _International Minangkabau Literacy Festival (IMLF)_ menyalurkan hibah 7.080 buku sastra klasik Tamil dari Pemerintah Tamil Nadu, India. Penyerahan dilakukan di Istana Gubernur Sumbar kepada 26 perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan lembaga literasi se-Indonesia.Jumat 24 Juli 2026.

Hibah senilai lebih dari Rp230 juta ini terdiri dari 15 set lengkap atau 60 kardus koleksi yang diterbitkan Central Institute of Classical Tamil (CICT), Chennai, lembaga riset nasional di bawah Kementerian Pendidikan Pemerintah India.

Setiap 1 set berisi 118 judul buku dalam 4 kardus. Di dalamnya terdapat mahakarya dunia seperti Kurunthogai, Thirukkural, Cilappatikaram, Kamba Ramayanam, Ponniyin Selvan, dan Manimekalai. Karya-karya tersebut merupakan bagian dari Sangam Literature, khazanah sastra Tamil berusia lebih dari 2.000 tahun yang telah diakui UNESCO.

"Ini bukan sekadar hibah buku. Ini adalah jembatan peradaban. Sastra Tamil yang berusia ribuan tahun kini hadir di perpustakaan kampus-kampus di Indonesia. Kami berterima kasih kepada Pemerintah Tamil Nadu atas kepercayaannya yang disalurkan lewat IMLF," ujar Gubernur Mahyeldi dalam sambutannya.

Gubernur juga menyebut momen ini sebagai inspirasi bagi Sumbar. "Saya pernah ke Chennai bersama Rektor UNP untuk membangun kerja sama pendidikan. Peradaban dan budaya Minangkabau sesungguhnya telah ada sejak lama. Dengan bantuan buku dari Pemerintah India yang mempromosikan karya sastra lokalnya, ini menjadi contoh bagi kita untuk mengangkat karya-karya daerah ke level dunia," tambahnya.

Sastri Bakry, Founder dan Ketua IMLF yang juga menyelenggarakan kegiatan ini melalui SatuPena Sumatera Barat, menegaskan bahwa literasi adalah instrumen diplomasi lunak. 

Prof. Sufyarma Marsidin, Rektor Universitas Ekasakti (UNES) yang mewakili para rektor, menyambut baik donasi tersebut. "Semoga buku sastra klasik ini bisa menjadi bahan kajian, khususnya bagi jurusan Sastra Inggris dan studi Asia Selatan di kampus-kampus kita," ujarnya.

Pihak pemberi hibah diwakili Nandan Masilamani, penerbit dari Tamil Nadu. Ia menyampaikan awalnya buku ini direncanakan disalurkan langsung saat IMLF 4 di Bukittinggi. Namun karena tertahan di pelabuhan, distribusi baru bisa dilakukan sekarang. 

"Pemerintah India selalu mendukung dan membiayai karya-karya sastra lokal Tamil Nadu yang berkualitas agar dikenal dunia. Kami berharap buku-buku ini menjadi rujukan akademik dan memperkuat hubungan persahabatan Indonesia - India di bidang sastra, pendidikan, dan budaya," pesan Nandan.

Penyerahan dihadiri langsung oleh Rektor UIN Imam Bonjol, Rektor ISI Padangpanjang, Rektor UBH, Rektor Universitas Islam Sumatera Barat, Rektor UIN Batusangkar, Rektor Universitas Dharma Andalas, Rektor Universitas Fort De Kock, Rektor Universitas Muhammadiyah Yamin, dan Rektor Universitas Muhammadiyah Natsir.

Sementara itu Wakil Rektor hadir dari Universitas Baiturrahmah, Universitas Muhammadiyah, Universitas Putra Indonesia, Universitas PGRI, dan Universitas Nahdlatul Ulama. Sejumlah perguruan tinggi terkemuka lainnya, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, serta perwakilan dari Pemko Bukittinggi, Pemko Padang, dan Bupati Padang Pariaman melalui Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan juga menerima hibah ini.

International Minangkabau Literacy Festival_ adalah festival literasi bertaraf internasional yang diselenggarakan oleh _SatuPena Sumatera Barat_. IMLF berfokus pada penguatan literasi, pelestarian bahasa, dan diplomasi budaya melalui buku. Festival ini juga mendorong perhatian semua pihak terhadap dunia literasi, khususnya bahasa, sastra, dan budaya, sesuai Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan. (Elly) 

Komentar0

Posting Komentar

Type above and press Enter to search.