TUMpTSOoTfrlGUY6GSr6GSW7BY==

Operasi Patuh Singgalang 2026 Dimulai, 140 Personel Gabungan Siap Tertibkan Lalu Lintas Bukittinggi

 



Bukittinggi TriargaNews - Sebanyak 140 personel gabungan dikerahkan dalam Operasi Patuh Singgalang 2026 yang resmi dimulai pada Senin (26/10/2026). Operasi yang berlangsung hingga 8 November 2026 ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas, sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya.

Operasi tersebut melibatkan personel dari unsur Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Polisi Militer. Sinergi lintas instansi ini diharapkan mampu memperkuat pengawasan dan menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polresta Bukittinggi.

Kapolresta Bukittinggi, Kombes Pol Ruly Indra Wijayanto, melalui Kasat Lantas Polresta Bukittinggi, AKP M. Irsyad Fathur Rahman, S.Tr.K., S.I.K., menegaskan bahwa Operasi Patuh Singgalang 2026 tidak semata-mata berorientasi pada penindakan terhadap pelanggar, tetapi juga mengedepankan edukasi guna membangun kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

“Melalui Operasi Patuh Singgalang ini, kami mengajak masyarakat untuk semakin meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas. Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Dalam pelaksanaannya, petugas akan melakukan patroli bergerak (hunting) serta pengawasan secara stasioner di sejumlah titik yang menjadi sasaran operasi. Langkah ini dilakukan untuk mendeteksi dan menindak pelanggaran lalu lintas sekaligus mencegah perilaku berkendara yang berpotensi memicu kecelakaan.

Masyarakat pengguna jalan diimbau untuk selalu mematuhi ketentuan berlalu lintas, mulai dari melengkapi surat-surat kendaraan, menggunakan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor, hingga mengenakan sabuk pengaman bagi pengemudi dan penumpang mobil.

Selain itu, pengendara diminta mematuhi rambu-rambu lalu lintas, tidak menggunakan telepon seluler saat berkendara, serta memastikan kendaraan yang digunakan berada dalam kondisi laik jalan.

Kepatuhan terhadap aturan tersebut dinilai penting untuk melindungi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Masyarakat juga diingatkan agar tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan keselamatan selama berkendara.

Melalui Operasi Patuh Singgalang 2026, Polresta Bukittinggi berharap tercipta perubahan perilaku masyarakat dalam berlalu lintas, sehingga budaya tertib di jalan semakin meningkat.

Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, operasi ini diharapkan mampu mewujudkan lalu lintas yang lebih aman, tertib, dan lancar, sekaligus menekan risiko kecelakaan di wilayah Kota Bukittinggi dan sekitarnya.

Komentar0

Posting Komentar

Type above and press Enter to search.