Bukittinggi Triarganews – Minang Diaspora kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan generasi muda melalui penyaluran beasiswa dan bantuan laptop kepada mahasiswa serta pelajar berprestasi asal Sumatera Barat. Penyerahan bantuan berlangsung di SMA Negeri 2 Bukittinggi, Jalan Jenderal Sudirman, Minggu (12/7/2026).
Presiden Minang Diaspora Network Global (MDNG) Prof. Dr. Fasli Jalal, mengatakan pihaknya terus menghimpun berbagai informasi dari masyarakat, sekolah, orang tua hingga tokoh masyarakat untuk mengetahui anak-anak yang mengalami kendala dalam menempuh pendidikan, baik di tingkat SMA maupun perguruan tinggi.
"Kami selalu mencoba mengalirkan berbagai informasi dari masyarakat, sekolah, orang tua, hingga tokoh masyarakat. Kalau ada anak yang mengalami hambatan karena biaya pendidikan atau biaya hidup, kami berusaha memenuhinya. Jika ada mahasiswa yang sudah kuliah tetapi terancam putus kuliah, kami mencari tahu kebutuhannya dan mencarikan donatur. Ada yang kami dampingi sejak awal melalui program beasiswa, semuanya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing," ujar Fasli Jalal.
Menurutnya, gerakan tersebut bertujuan memastikan tidak ada anak-anak yang kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan hanya karena keterbatasan ekonomi. Ia mengungkapkan, baru-baru ini lima penerima beasiswa Minang Diaspora berhasil menyelesaikan pendidikan, masing-masing satu orang dari Universitas Gadjah Mada (UGM), satu dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), dan tiga dari Universitas Andalas (Unand).
Fasli menjelaskan, para alumni penerima beasiswa kini telah membentuk komunitas yang aktif mengikuti berbagai forum pengembangan karakter dan kepemimpinan. Mereka juga dibimbing agar mampu menjadi motivator bagi adik-adik penerima beasiswa. Bahkan, sebagian alumni yang telah bekerja mulai menyisihkan penghasilannya untuk membantu membiayai pendidikan generasi berikutnya.
"Kami sangat bersyukur karena sebagian alumni yang sudah memiliki penghasilan mulai berbagi dengan adik-adiknya. Inilah semangat yang ingin terus kami bangun, yaitu penerima manfaat hari ini menjadi pemberi manfaat di masa depan," katanya.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bendahara Minang Diaspora Network Global Yeni Halim menyampaikan beasiswa diberikan kepada Farihan Zihab asal Ampek Angkek yang menempuh pendidikan di Teknik Pertambangan Institut Teknologi Sumatera (ITERA), Fanny Fauzanil Jannah asal Palupuah mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Nabila Syakirah asal Ampek Angkek mahasiswa Teknik Kimia Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Tengku Dhafy Andika asal Lintau mahasiswa Matematika Institut Teknologi Bandung (ITB), serta Dea Permata asal Singgalang. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada tiga siswa SMA Negeri 2 Bukittinggi, yakni Girbi, Amei, dan Raysha.
Tiga beasiswa berasal dari alumni penerima beasiswa Minang Diaspora yang kini telah sukses berkarier, diprakarsai Marlis Rahman yang berdomisili di Sydney, Australia. Sementara empat beasiswa lainnya merupakan dukungan dari Nurhayati Subakat, Owner PT Paragon Technology and Innovation. Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan dua unit laptop sebagai penunjang aktivitas perkuliahan para penerima manfaat.
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mengapresiasi kepedulian para perantau Minang terhadap dunia pendidikan. Menurutnya, gerakan Minang Diaspora menjadi contoh nyata semangat berbagi yang perlu terus dikembangkan agar semakin banyak generasi muda Sumatera Barat yang dapat meraih pendidikan tinggi dan kembali berkontribusi bagi daerah.
(Elena).



Komentar0