Yayasan Perempuan Amanah Minang
Bukittinggi, Triarganews — Yayasan Perempuan Amanah Minang (YPAM) kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan menggelar kegiatan berbagi sembako kepada kaum dhuafa di kawasan By Pass Bukittinggi, Minggu, 15 Maret 2026. Dalam kegiatan tersebut, YPAM menyalurkan sekitar 200 paket sembako kepada warga kurang mampu di lingkungan sekitar serta memberikan bantuan uang tunai dalam bentuk 50 amplop kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan sosial tersebut merupakan agenda rutin yang telah dilaksanakan YPAM selama kurang lebih 10 tahun terakhir. Setiap tahunnya, yayasan ini konsisten hadir di tengah masyarakat untuk membantu meringankan beban warga, terutama mereka yang membutuhkan bantuan, terlebih di bulan suci Ramadan yang menjadi momentum memperkuat semangat berbagi dan kepedulian sosial.
Ketua YPAM, Murdianora, menjelaskan bahwa kegiatan berbagi ini merupakan bagian dari komitmen yayasan dalam menjalankan kegiatan sosial kemasyarakatan. Menurutnya, YPAM tidak hanya fokus pada pembagian sembako, tetapi juga terus berupaya membantu masyarakat melalui berbagai program sosial lainnya.
Selain berbagi sembako, YPAM juga aktif membantu anak-anak yang putus sekolah serta memberikan dukungan kepada anak-anak berprestasi dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat melanjutkan pendidikan. Upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian yayasan terhadap masa depan generasi muda agar tetap memiliki kesempatan yang sama dalam memperoleh pendidikan.
Tidak hanya itu, yayasan ini juga memberikan perhatian kepada para lansia melalui bantuan ke panti jompo serta menggelar berbagai kegiatan sosial lainnya, seperti donor darah yang melibatkan masyarakat. Berbagai program tersebut menjadi bagian dari komitmen YPAM untuk terus hadir membantu masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, Anggota DPRD Kota Bukittinggi yang juga istri Wali Kota Bukittinggi, Yesi Endriani Ramlan Nurmatias, menyampaikan harapannya agar bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat penerima.
“Kita berharap kepada saudara-saudara kita yang menerima bantuan ini, semoga ke depan ekonominya semakin membaik. Mudah-mudahan bantuan ini bisa sedikit membantu kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa YPAM selama ini tidak hanya bergerak dalam kegiatan berbagi sembako, tetapi juga aktif memberikan bantuan kemanusiaan ketika terjadi bencana di berbagai daerah di Sumatera Barat, seperti di Maninjau, Malalak, Palembayan, Palupuh hingga wilayah pesisir
Menurutnya, jika dihitung secara keseluruhan, bantuan yang telah disalurkan YPAM untuk kegiatan sosial dan kemanusiaan, termasuk bantuan bencana, nilainya diperkirakan telah mencapai sekitar satu miliar rupiah.
YPAM itu sendiri didirikan oleh empat tokoh perempuan, yakni Murdianora sebagai ketua, Helmawati sebagai sekretaris, Afnety sebagai bendahara, serta Yurmelly dari Apotek Nusantara yang berpeYPPAMran sebagai penasehat sekaligus donatur terbesar yayasan tersebut.
Melalui berbagai kegiatan sosial yang terus dilakukan setiap tahun, YPAM berharap dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
(**).

Komentar0