TUMpTSOoTfrlGUY6GSr6GSW7BY==

RSAM Bukittinggi Perkuat Layanan Kanker, Poliklinik Eksekutif, Kemoterapi, dan Ruang VVIP Resmi Beroperasi

 



Bukittinggi, TriargaNews — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat meresmikan Poliklinik Eksekutif, ruang kemoterapi, dan ruang rawat VVIP di Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi, Kamis (29/01/2026). Peresmian tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, sebagai bagian dari penguatan layanan kesehatan rujukan di wilayah Sumatera Barat.

Peresmian ini menandai mulai beroperasinya pusat layanan kemoterapi yang dirancang untuk memberikan perawatan kanker yang lebih aman, nyaman, dan manusiawi. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan pasien kanker tanpa harus dirujuk ke luar daerah, bahkan ke luar negeri.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, dalam sambutannya menegaskan bahwa peningkatan kualitas layanan kesehatan merupakan langkah strategis untuk menjaga agar masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik di daerah sendiri.

Ia menilai, rumah sakit tidak hanya dituntut memiliki fasilitas canggih, tetapi juga harus mampu memberikan pelayanan yang adil, empatik, dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Sementara itu, Direktur RSAM Bukittinggi, drg. Busril, MPH, menyampaikan bahwa peresmian Poliklinik Eksekutif dan ruang kemoterapi bukan sekadar membuka bangunan baru, melainkan membuka harapan baru dalam pelayanan kesehatan.

“Pelayanan kemoterapi ini bukan hanya membuka pintu bangunan, tetapi membuka pintu pelayanan yang lebih bermartabat, lebih manusiawi, dengan pelayanan yang cepat, nyaman, dan profesional,” ujarnya.

Menurutnya, Poliklinik Eksekutif RSAM dihadirkan untuk menghargai waktu berharga pasien dengan sistem pelayanan yang lebih efisien, didukung sarana dan prasarana kesehatan yang modern serta tenaga medis yang kompeten.

Selain layanan kemoterapi, RSAM juga menghadirkan ruang rawat VVIP yang disiapkan untuk memenuhi kebutuhan pelayanan yang aman dan nyaman. Ruang VVIP tersebut dilengkapi dengan kamar pribadi berfasilitas lengkap, toilet basah dan kering, sofa, televisi, akses internet, serta pelayanan khusus bagi pasien dan keluarga.

drg. Busril menegaskan, penyediaan ruang VIP dan VVIP bukan untuk membedakan derajat manusia, melainkan sebagai bagian dari konsep pelayanan yang menjawab beragam kebutuhan masyarakat dan membangun kepercayaan publik terhadap rumah sakit daerah.

“RSAM terus berbenah, tidak hanya dari sisi fasilitas, tetapi juga dari peningkatan kompetensi sumber daya manusia dan komitmen pelayanan. Kami ingin masyarakat merasa cukup dan yakin berobat di Sumatera Barat,” katanya.

Dengan beroperasinya Poliklinik Eksekutif, ruang kemoterapi, dan ruang VVIP ini, RSAM Bukittinggi diharapkan semakin memperkuat posisinya sebagai rumah sakit rujukan utama di Sumatera Barat serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang berkeadilan dan berkelanjutan.



Sementara itu Gubernur Mahyeldi Ansharullah dalam sambutannya menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan kesehatan harus terus dilakukan agar masyarakat memperoleh layanan terbaik di daerah sendiri tanpa harus berobat ke luar negeri.

“Pelayanan kesehatan tidak hanya diukur dari kecanggihan alat, tetapi dari bagaimana rumah sakit menghadirkan perbaikan dan kebaikan secara berkelanjutan. Hari ini harus lebih baik dari kemarin, dan esok harus lebih baik dari hari ini,” ujar Mahyeldi.

Ia juga menyoroti masih tingginya masyarakat Indonesia, termasuk dari Sumatera Barat, yang memilih berobat ke luar negeri. Menurutnya, kondisi tersebut menyebabkan aliran dana keluar daerah dan berdampak pada perekonomian masyarakat.

“Ketika masyarakat berobat ke luar negeri, bukan hanya biaya pengobatan yang keluar, tetapi juga potensi ekonomi daerah. Karena itu, pemerintah provinsi berkomitmen mendorong rumah sakit di Sumatera Barat untuk meningkatkan kualitas layanan agar masyarakat cukup berobat di daerah sendiri,” tegasnya.

Mahyeldi berharap seluruh rumah sakit, baik negeri maupun swasta, tidak menolak pasien, terutama masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, lanjutnya, telah menyiapkan berbagai skema bantuan untuk menjamin hak masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak.(Elly)


Komentar0

Posting Komentar

Type above and press Enter to search.