24 C
id

Ini Jawaban Kadis DikBud dan Kepala BPSD Agam Terkait Masih Ada Anak di Agam yang Tak Bersekolah

Ini Jawaban Kadis DikBud dan Kepala BPSD Agam Terkait Masih Ada Anak di Agam yang Tak Bersekolah
Agam - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam dibawah pimpinan Drs. Isra, M.Pd selaku Kadisdikbud langsung mengintruksikan Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Rezafri Bardi, M.Pd untuk menggali langsung kelapangan informasi dan mencari solusi secara bersama terkait pemberitaan dari salah satu media online tentang masih ada anak yang tak bersekolah di Agam.

Saat dikonfirmasi awak media kepada Kabid SD yang akrab disapa Pak Reza dengan dampingi oleh KUK Kec. Lubuk Basung Marasati dan Pengurus K3S Kec. Sekaligus Bamus di Nagari Garahan Lubuk Basung tersebut, yaitu Fadli, S.Pd dan juga Wali Jorong setempat, yaitu Jorong Bancah Paku serta dihadiri oleh masyarakat sekitar.

Beliau membenarkan memang ada seorang anak yang sekarang sedang tidak bersekolah atas nama Anisa Putri Sari umur 11 Tahun anak dari Bapak Maswendi yang kini tinggal di Jorong Bancah Paku Kec. Lubuk Basung ujarnya.

Dari hasil dialog pihak Dinas Pendidikan dengan Keluarga Anisa. Ternyata Anisa sudah putus bersekolah sejak beliau masih tinggal di Kota Padang Panjang waktu ikut bersama dengan Familinya.
Namun sekarang Anisa sudah dijemput lagi oleh Maswendi untuk bersama kembali di Lubuk Basung, Agam. Anisa merupakan anak sambung dari Maswendi dan ada juga yang sangat menyedihkan. Bahwa kondisi Ibu dari Anisa pun saat ini sedang mengalami stres berat atau sedang mengalami gangguan jiwa serius.

Hal ini tentu tidak bisa dibiarkan berlarut begitu saja. Sebab ini adalah tanggung jawab bersama. Karena saat ini Bupati Agam Dr. Andri Warman, MM sesuai dengan visi dan misi beliau yaitu salah satunya untuk mewujudkan Agam yang lebih maju, pendidikan adalah sektor yang sangat menjadi prioritas bagi pemerintah Agam.

Selanjutnya disampaikan juga oleh Kabid SD Disdikbud Kab. Agam, bahwa Dinas Pendidikan menawarkan kepada Anisa untuk segera bersekolah kembali. Dan akan difasilitasi oleh Dinas Pendidikan untuk masuk ke sekolah yang terdekat dengan tempat tinggal Anisa. Dan juga akan diberikan bantuan perlengkapan sekolah lengkap saat Anisa akan masuk sekolah nantinya.

Kemudian Kabid SD juga menyampaikan setelah Anisa bersekolah nanti juga akan masukan ke daftar usul prioritas penerima bantuan PIP. Dan juga bantuan – bantuan biaya Pendidikan lainnya. Seperti salah satunya bantuan siswa miskin yang bersumber dari Dana BOS.

Dan yang terpenting adalah tidak boleh ada lagi anak di Agam yang dalam usia sekolah. Tidak dapat bersekolah karena keterbatasan ekonomi ulasnya.

Reza selaku Kabid SD juga berharap kerja sama seluruh masyarakat, terutama di Agam. Bagi yang mengetahui ada anak-anak kita yang putus sekolah karena faktor ekonomi, mohon diinformasikan. Kita di dinas pendidikan akan tanggapi secara cepat karena program salah satu bupati Agam jangan ada lagi ada anak yang putus sekolah tutupnya.(Rika)

Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Posting Komentar

- Advertisment -
- Advertisment -