24 C
id

9 ORANG MURID SURAU TANJUANG DI-KHATAM

Lubuak Aua - Ahad, 11/09/2011

Setelah 3 bulan diundur, akhirnya pada hari Ahad (11/09), MDA Al-Huda (Surau Tanjuang) jorong Lubuak Aua kenagarian Canduang koto Laweh jadi juga menggelar Haflah Khatam al-Quran yang ke-32. Sebanyak 9 orang murid dikhatamkan pendidikan al-Qur'annya. Bersamaan dengan itu 17 orang murid lainnya yang menduduki kelas IV juga mengikuti perhelatan itu yang mereka sebut dengan "wisuda kelas IV.



Tidak seperti biasanya, di MDA ini acara khatam al-Qur'an dilaksanakan semusim dengan MDA yang lainnya yaitu pada bulan Juli. Hal ini disebabkan karena murid yang di khatam hanya 9 orang saja. Sedikitnya jumlah murid ini membuat wali-wali murid tak sanggup membiayai acara. Setelah beberapa kali musyawarah akhirnya diputuskan untuk memperhelatkan 9 orang murid ini dengan iuran sebesar Rp. 850.000 per murid. Sayang kalau tidak jadi, akan terputus sejarah Khatam al-Qur'an di Suaru kita ini" kata Ola Oktavia jebolan MTI Canduang yang mengajar di MDA tersebut.

Dalam sambutannya, ustazd Muhammad Hamdi mengharapkan supaya orang-orang tua murid menggalakkan program pemerintah yaitu GEMARI (Gemar mengaji Magrib). Kami minta tolong kepada orang-orang tua murid supaya membimbing anak-anak mengaji dirumah. Minimal menyeruh mereka saja membaca alquran di waktu Magrib. Wewenang kami hanya di MDA saja, sedangkan di rumah adalah tanggung jawab orang tuanya. Jangan sampai anak-anak yang telah tamat MDA dan yang telah khatam al-Qur'an ini malas membaca al-Qur'an di rumah.

Ola Oktavia mengatakan bahwa tahun ini murid MDA Surau Tanjuang sedikit sekali daripada tahun-tahun sebelumnya. Murid kelas I hanya 3 orang saja. Keseluruhan murid dari kelas I sampai IV tidak sampai 50 orang. Hal itu disebabkan karena beberapa SD dan MIN mewajibkan murid-muridnya mengikuti MDA plus di sekolah masing-masing. Sangat disayangkan bila nanti MDA ini mati, tidak terbanyangkan oleh kita betapa susahnya pendahulu kita membangun MDA ini.

MDA Al-Huda (Surau Tanjuang) ini diasuh oleh 5 orang guru alumni MTI Canduang. Yaitu Ola Oktavia, Ratna Herlina, Salmi Has, M. Hamdi dan Elmis Nur. Kepala Madrasahnya adalah F. Kari Bareno. Murid-murid MDA ini berasal dari jorong Lubuak Aua Batu Balantai kenagarian Canduang Koto Laweh dan jorong Ayiah Tabik Baso.

Ustazd Darno Efendi alumni MTI Canduang yang bertindak sebagai juri pada waktu itu mengatakan bahwa bacaan anak-anak kita ini sudah tergolong bagus. Dasar-dasar Makhraj dan Tajwid serta seni tilawah sudah mereka kuasai, tinggal mengembangkannya.

Rangkaian acara khatam al-Qur'an ini diantaranya adalah arak-arakan keliling kampung dari Surau Tanjuang sampai ke Simpang Canduang dan balik lagi. Pawai di jalan-jalan utama nagari diiringi Marcin Band dan Guguah Rabano. Murid-murid berpakaian koko, sebagian berpakaian adat dan sebagian lagi mengusung bendera merah putih. Sedangkan peserta Khatam Qur'an dan yang tamat kelas IV dipayungi oleh pengiringnya.

Telah menjadi tradisi sejak dahulunya bagi MDA-MDA yang khatam al-Qur'an di lingkungan Sidang Sabuah Balai untuk singgah bersedekah do'a di maqam Syekh Sulaiman Arrasuli yang terletak di halaman Madrasah Tarbiyah Islamiyah Canduang. Demikian juga dengan Haflah Khatam Al-qur'an Surau Tanjuang ini.

Selepas Zuhur, acara dilanjutkan dengan Musabaqah Tilawatil Quran antara peserta Khatam Al-Quran, yang diselingi dengan acara-acara kelas IV seperti penampilan Nasyid, demonstrasi penyelenggaraan jenazah, rebana dan pemberian gelar adat bagi tiap-tiap murid laki-laki peserta Khatam Al-Quran.

Sebagai penyudahan acara pukul 17:30 Wib. juri mengumumkan juara-juara Musabaqah dan dilanjutkan dengan pemberian hadiah. Juara I adalah Latif Asyyahwati dengan gelar Kari Bagindo bin Nasrul dari jorong Lubuak Aua kenagarian Canduang Koto Laweh. Juara II adalah Sri Wahyuni binti Ridwan dari jorong Ayiah Tabik Baso. Sedangkan juara III adalah Alan Yahya dengan gelar Pakiah Rajo Bilang bin Nasir dari jorong Ayia Tabik Baso. CMC-003

Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Posting Komentar

- Advertisment -
- Advertisment -