24 C
id

CAMAT CANDUANG SURATI KEMENTERIAN/ BAPPENAS UNTUK MENDAPATKAN ALAT PERINGATAN DINI LONGSOR


Kamis, 06 Januari 2010

Pemerintah Kecamatan Canduang surati  Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional ( BAPPENAS ) melalui Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah ( BAPPEDA ) Kabupaten Agam  dalam upaya mendapatkan program Alat Peringatan Dini Longsor atau Pilot Project Livelihood dan Early Warning System ( EWS ).

Peluang untuk mendapatkan program penanggulangan bencana dalam bentuk kegiatan Pilot Project Livelihood dan Pilot Project EWS ini didasari dengan adanya surat  dari Direktur Kawasan Khusus dan Daerah Tertinggal Bappenas selaku NPN SC-DRR Dr. Suprayoga Hadi kepada Bappeda Agam tertanggal 22 Desember 2010 lalu.

Menurut Camat Canduang Monisfar, keinginan keras ini muncul sudah lama, malahan ini merupakan idaman selama ini, mengingat Kecamatan  Canduang  daerah yang rentan dan rawan bencana banjir dan lonsor . “ Kita sangat berharap, program ini bisa direalisasikan untuk Kecamatan Canduang karena Kecamatan Canduang memiliki topografi yang berbukit dan bergunung menjadikan daerah ini rawan banjir dan longsor serta sebagian besar penduduknya memiliki mata pencaharian bercocok tanam,” ujar Monisfar.
Dijelaskan Monisfar, tujuan dari program Livelihood dan EWS ini adalah agar terbangun Sistem Peringatan Dini longsor dan banjir serta terbangunnya sistem pemantauan curah hujan secara otomatis dan online dengan website Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ).

Selain itu program ini juga bertujuan untuk pemanfaatan data dan informasi dari sarana pemantauan iklim untuk kegiatan pertanian dan perencanaan pola tanam serta untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam bertindak untuk merespon peringatan ancaman bencana.

Lebih lanjutkan dijelaskan camat, hasil yang diharapkan dari program ini nantinya adalah, tersedianya sistem peringatan dini longsor atau banjir dengan jangkauan penyebaran informasi peringatan ke tingkat kecamatan, nagari atau jorong, beroperasinya sarana atau alat sistem pemantauan curah hujan yang otomatis dan online guna menghasilkan data yang dapat dimanfaatkan untuk peringatan dini longsor. Selain itu akan tersedianya laporan hasil analisis terhadap data dan informasi yang dapat digunakan untuk perencanaan pola tanam serta terdiseminasinya pemanfaatan dan pemeliharaan atal pemantauan curah hujan kepada masyarakat Canduang.

“ Kita sangat berharap, kedua program pilot project ini dapat direalisasikan tahun 2011 ini untuk Kecamatan Canduang, karena sejalan juga dengan program Pemerintah Kecamatan Canduang untuk membentuk Team Rescue Canduang ( TRC ) sekaligus juga akan melakukan emergency mapping atau pemetaan daerah rawan bencana  dalam  Kecamatan Canduang,”harap Monisfar. | CMC-011
.



====================
Mohon komentar dan masukan...............!!!
Share postingan ini di facebook dan twiter anda. Click logo
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Posting Komentar

- Advertisment -
- Advertisment -