24 C
id

MTI CANDUANG JADI TARGET PENCURIAN ALAT-ALAT ELEKTRONIK

  Jum'at, 12 November 2010

Pukul 02.00 Wib dini hari Jum'at (12/11) Kantor Tata Usaha Madrasah Tarbiyah Islamiyah Canduang (MTI-C) jadi target pencurian alat-alat elektronik oleh sindikat maling. 4 Unit CPU, 1 unit laptop, 1 unit notebook, 1 unit infokus dan uang tunai Rp. 6.000.000 raib. Kerugian ditaksir Rp. 38.000.000

Modus pencurian, mereka masuk mencongkel pintu dengan Linggis kemudian CPU dibawa dari ruangan komputer TU dan “dikerjai” dekat gerbang keluar MTI-C. Perangkat CPU di bongkar sedangkan kerangka Cassing CPU ditinggal berserakan begitu saja. Namun 1 unit komputer build up merek Lenovo tempat data utama yang biasa dipakai untuk operasional Inforkom MTI-C dan CMC (Canduang Media Center) tidak sempat di bongkar dibiarkan tergeletak begitu saja. Modusnya sama dengan pencurian komputer yang terjadi di beberapa tempat akhir-akhir ini. Diduga aksi ini dilakukan oleh sindikat pencurian elektronik profesional yang selama ini jadi buronan polisi.

Kejadian itu diketahui oleh pihak MTI-C atas pemberitahuan anggota polsek IV Angkek Canduang. Subuh itu pukul 06.00 Wib, Fitrayadi petugas inforkom MTI-C dan sekaligus Author CMC yang kembali tidur setelah shalat subuh dibangunkan oleh Defri (santri MTI-C yang tinggal di Asrama Putra). Ketika itu, Defri berdiri didepan pintu bersama seorang pemuda yang kemudian diketahui sebagai intel polisi berpakaian bebas.

Dengan ramah polisi memberitahukan bahwa Polresta Padang Panjang menangkap sekelompok orang yang membawa alat-alat elektronik bermerek MTI Canduang yang dicurigai sebagai barang hasil curian. Silahkan periksa apakah ada MTI-C kehilangan? demikian tanya polisi. Dengan wajah tegang Fitrayadi masuk ke kantor TU MTI-C yang di dalamnya telah berada seorang anggota polisi yang sedang melakukan pemeriksaan. Masalah pembongkaran dan pencurian komputer tersebut telah di laporkan ke Polsek IV Angkek Canduang oleh kepala TU MTI-C pada pukul 08:00 Wib.

Pukul 07:30 Wib Penyidik yang ditemani Kapolsek IV Angkek Canduang Iptu Rita. S datang ke TKP melakukan identifikasi forensik. Setelah pemeriksaan diketahui pelaku berasal dari Ambon 3 orang dan dari Sumatera Utara 1 orang. Mereka berada di Sumatera Barat sejak tanggal 28 Oktober lalu. Peta jalan dan situasi telah dipelajari sejak beberapa hari sebelumnya. Malam itu Penjaga malam tidak ada, hanya Fitrayadi saja sendirian di kantor itu mengetik berita dan mengolah web www.canduang.com.

Sebelumnya di MTI Canduang memang ada penjaga malam, tetapi sejak hari Senin 9 November lalu mengundurkan diri karena hendak mengurus permenikahannya. Dan ia hanya memilih tugas siang saja sebagai Satpam. Karena letih, pukul 01:30 Fitrayadi (web master CMC) mengunci ruangan pulang ke rumah kos yang berada disamping masjid Tarbiyah untuk istirahat. Pukul 02.00 Wib pencuri beraksi. Diduga mereka telah berada di lokasi sejak beberapa jam sebelumnya. Menunggu keadaan aman, lalu mereka beraksi. | CMC-003 Fitrayadi



====================
Mohon komentar dan masukan...............!!!
Share postingan ini di facebook dan twiter anda. Click logo
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

1 komentar

  1. Inna lillahi wa inna ilahi raji'un.....
    sudah ada titik terang pelakunya pak...

    BalasHapus
- Advertisment -
- Advertisment -