TUMpTSOoTfrlGUY6GSr6GSW7BY==

Jadwal Berubah-ubah dan Agen Dinilai Kasar, Penumpang Keluhkan Layanan Alhijrah


 

Jakarta, Triarganews— Seorang penumpang berinisial F melayangkan keluhan keras terhadap pelayanan agen travel Alhijrah yang dinilainya tidak profesional, berbelit-belit, dan merugikan penumpang. Keluhan itu mencuat setelah jadwal serta titik keberangkatan berubah-ubah, meski ongkos perjalanan telah ditransfer sejak awal.

F menjelaskan, pada Jumat malam (13/2/2026), dirinya semula diminta menunggu keberangkatan di Bekasi pada pukul 07.00 WIB di terminal Bekasi.Jadwal tersebut kemudian diubah kembali pada pukul 21.30 WIB menjadi pukul 08.30 WIB.

Esoknya saat di perjalanan  hendak menuju ke terminal Bekasi, pihak agen kembali menghubungi dan mengarahkan kita untuk langsung menuju Terminal Pulo Gebang.

“Awalnya disuruh tunggu jam 7 pagi di Bekasi, lalu diubah ke jam 8.30. Setelah itu ditelepon lagi dan disuruh langsung ke Pulo Gebang. Ini berubah-ubah dan bikin bingung,” kata F, Sabtu (14/2/2026).

Menurut F, kondisi tersebut sangat merepotkan karena jumlah penumpang dan barang bawaan cukup banyak. Situasi semakin diperparah karena penumpang harus berpindah bus hingga dua kali dan menjalani transit, padahal sejak awal dijanjikan berangkat dari Bekasi.

“Barang penumpang banyak, termasuk saya. Kami malah harus pindah bus sampai dan transit. Ini jelas tidak sesuai dengan yang dijanjikan di awal,” ujarnya.

Persoalan kembali muncul saat penumpang sudah berada di dalam bus. F menegaskan, yang dipermasalahkan oleh pihak agen justru soal booking, bukan soal kursi. Padahal, menurutnya, teman yang terkait dengan booking tersebut sudah membatalkan (cancel) sejak sebelumnya, dan sejak awal penumpang hanya diminta melakukan konfirmasi penjemputan.

“Begitu sudah di dalam bus, malah dipersoalkan soal booking, bukan soal kursi. Padahal teman saya sudah cancel. Dari awal kami cuma konfirmasi penjemputan. Ini makin bikin tidak nyaman,” tegas F.

Tak hanya itu, jadwal keberangkatan kembali meleset. F menyebut, seharusnya bus sudah berangkat sekitar pukul 10.30 WIB. Namun pada waktu tersebut, bus justru masih dalam perjalanan menuju Terminal Kalideres. Bahkan, saat bus berada di kawasan Pondok Pinang, waktu sudah menunjukkan pukul 12.07 WIB.

“Harusnya jam 10.30 sudah berangkat, tapi ini masih di jalan. Waktu kami benar-benar terbuang,” keluhnya.

F menilai, rangkaian kejadian tersebut mencerminkan buruknya manajemen dan lemahnya komunikasi pihak agen terhadap penumpang. Ia juga mengaku kecewa karena agen dinilai bersikap kasar saat melakukan konfirmasi di hadapan penumpang, sehingga menimbulkan suasana yang tidak nyaman.

“Ongkos sudah kami transfer dari awal, tapi pelayanannya sangat mengecewakan, berbelit-belit, dan tidak menghargai waktu penumpang. Bahkan agen bersikap tidak profesional dan kasar di depan penumpang. Ini jelas merugikan,” katanya.

F berharap pemilik Alhijrah dapat menindak tegas agen yang dinilai telah mencoreng pelayanan dan membuat penumpang merasa dirugikan. Ia juga meminta agar ke depan informasi keberangkatan disampaikan secara jelas, pasti, dan bertanggung jawab agar kejadian serupa tidak kembali terulang

Saat dikonfirmasi via telepon pimpinan dari Alhijrah mengatakan jika ada beberapa penumpang yang terjebak calo sehingga banyak yang tidak sesuai dengan apa yang diinginkan penumpang, 

"Kita berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan mohon untuk menghubungi telf atau agen resmi seperti yang sudah ada tercantum di Ig Alhijrah, dan kami memohon maaf atas kejadian ini dan kita akan bertanggung jawab, pungkas Fadli via telepon.

(**)


Komentar0

Posting Komentar

Type above and press Enter to search.